Dosis Obat Anak Berdasarkan Berat Badan

Alat ini hanya memberikan perkiraan umum dan bukan merupakan nasihat medis. Selalu periksa dosis sesuai label produk dan konfirmasikan dengan dokter anak atau apoteker Anda — terutama untuk bayi, dan selalu sebelum mengombinasikan dengan obat lain.
Perkiraan dosis sekali minum
interval pemberian
maksimum dalam 24 jam

Bagaimana ini dihitung

Setiap obat punya rentang dosis standar dalam miligram per kilogram berat badan (mg/kg) per kali minum — kalkulator mengalikan berat badan anak dengan batas bawah dan batas atas rentang tersebut untuk mendapatkan perkiraan dosis dalam miligram. Angka mg itu kemudian dikonversi ke volume (ml) atau jumlah tablet berdasarkan konsentrasi produk yang Anda pilih, karena satu merek dan bentuk sediaan (cairan, tetes, tablet kunyah) bisa punya konsentrasi mg per satuan yang jauh berbeda dari yang lain. Batas maksimum dalam 24 jam dihitung dengan cara serupa, mengalikan berat badan dengan batas mg/kg per hari, sebagai pengingat agar dosis-dosis sepanjang hari tidak menumpuk melebihi batas aman.

Famotidine sengaja ditandai sebagai obat resep — dosisnya untuk refluks pada bayi biasanya ditentukan tersendiri oleh dokter anak berdasarkan kondisi spesifik, jadi kalkulator ini hanya berguna untuk memeriksa ulang dosis yang sudah diresepkan, bukan untuk memulai pemberian sendiri.

Hal-hal yang perlu diketahui

Konsentrasi produk yang tertera di kemasan wajib dicocokkan persis dengan pilihan yang Anda tandai di kalkulator ini — sirup parasetamol untuk bayi dan untuk anak yang lebih besar, misalnya, sering punya konsentrasi mg per ml yang berbeda meski dari merek yang sama, dan salah pilih konsentrasi bisa membuat dosis yang dihitung jadi keliru. Untuk ibuprofen, kalkulator menandai peringatan untuk bayi di bawah 6 bulan karena umumnya belum dianjurkan tanpa panduan dokter; untuk demam pada bayi di bawah 3 bulan, hubungi dokter anak dulu sebelum memberikan obat apa pun, karena demam di usia sekecil itu bisa jadi tanda yang perlu diperiksa langsung.

Satu kesalahan yang cukup umum terjadi: memberikan obat flu/batuk kombinasi yang ternyata juga mengandung parasetamol, lalu menambahkan parasetamol terpisah di atasnya tanpa sadar — ini bisa membuat total dosis harian melebihi batas aman meski masing-masing produk terlihat "aman" sendiri-sendiri. Selalu periksa kandungan zat aktif di label sebelum mengombinasikan produk apa pun.

Sumber

Rentang dosis mg/kg di atas merujuk pada pedoman dosis pediatrik yang umum dipublikasikan dan konsisten dengan arah rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Untuk memeriksa status izin edar dan keamanan produk obat yang beredar di Indonesia, lihat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Untuk panduan kesehatan anak secara umum, lihat juga Kementerian Kesehatan RI. Selalu konfirmasikan dosis dengan dokter anak atau apoteker sebelum memberikan obat apa pun kepada bayi atau anak Anda.