Kalkulator BMI Anak & Remaja
Bagaimana ini dihitung
Sama seperti pada orang dewasa, BMI dihitung dari berat badan (kg) dibagi kuadrat tinggi badan (m). Yang membedakan anak dan remaja adalah cara membaca angkanya: BMI "normal" untuk anak usia 5 tahun jelas berbeda dari BMI "normal" untuk remaja usia 15 tahun, karena proporsi tubuh terus berubah sepanjang masa tumbuh kembang, termasuk lonjakan pertumbuhan saat pubertas. Karena itu, kalkulator ini membandingkan BMI anak Anda dengan median BMI-menurut-usia dari grafik referensi CDC (Centers for Disease Control and Prevention, AS) untuk usia dan jenis kelamin yang sama, lalu menghasilkan perkiraan persentil dan kategori: berat badan kurang (di bawah persentil ke-5), berat badan sehat (persentil ke-5 hingga 85), kelebihan berat badan (persentil ke-85 hingga 95), dan rentang obesitas (persentil ke-95 ke atas).
Untuk anak di bawah usia 2 tahun, kalkulator ini tidak dipakai — gunakan Kalkulator BMI Bayi & Balita yang memakai standar pertumbuhan WHO, karena pola pertumbuhan bayi di bawah 2 tahun cukup berbeda sehingga memerlukan kurva referensi tersendiri.
Hal-hal yang perlu diketahui
Grafik referensi CDC yang dipakai di sini disusun dari data populasi anak-anak Amerika Serikat, bukan data populasi Indonesia — sejauh ini belum ada kurva BMI-menurut-usia resmi khusus Indonesia yang sebanding, sehingga referensi CDC (atau WHO untuk kelompok usia yang lebih muda) tetap menjadi acuan yang paling umum dipakai secara internasional, termasuk oleh tenaga kesehatan di Indonesia. Waktu pubertas yang bervariasi antar anak juga bisa membuat persentil BMI naik-turun sementara di sekitar usia 10–14 tahun tanpa itu berarti masalah.
Seperti pada kalkulator BMI bayi, tren dari waktu ke waktu jauh lebih bermakna daripada satu kali pengukuran. BMI hanyalah satu bagian dari gambaran kesehatan anak secara keseluruhan — dokter anak akan mempertimbangkan riwayat pertumbuhan, riwayat keluarga, pola makan, dan aktivitas fisik bersama-sama, bukan hanya angka persentil ini.
Sumber
Kurva referensi yang didekatkan di sini berasal dari grafik pertumbuhan BMI-menurut-usia CDC (Centers for Disease Control and Prevention), standar yang juga umum dirujuk oleh tenaga kesehatan anak secara internasional. Untuk konteks dan panduan tumbuh kembang anak di Indonesia, lihat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Kementerian Kesehatan RI.